
Pelaksanaan MTQ ke 48 Tingkat Kabupaten Banjar Li Syi’aril Islam Tahun 2025 di Kecamatan Astambul pada awalnya direncanakan pada tanggal 1 s.d. 4 September 2025, bertempat di Kawasan Belakang Kubah Datu Kelampaian. Namun, adanya aksi demonstrasi di sejumlah daerah pada saat itu serta Instruksi Menteri Dalam Negeri sehubungan dengan tidak kondusifnya kondisi dan stabilitas keamanan nasional apabila penyelenggaraan acara dilaksanakan pada tanggal 1 s.d. 4 September 2025, menyebabkan acara ditunda untuk sementara waktu. Kemudian, berdasarkan surat Panitia MTQ Nomor 400.8.6/50/AST.MTQ/2025 pelaksanaan MTQ tsb diralat menjadi tanggal 8 s.d. 11 September 2025.
Meskipun pelaksanaan MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Banjar di Kecamatan Astambul sempat tertunda, pada akhirnya Kecamatan Astambul berhasil dinobatkan sebagai juara umum pada ajang MTQ tersebut. Kemenangan ini diraih setelah Kecamatan Astambul memiliki poin lebih unggul dari dua pesaing terkuatnya yakni Kecamatan Sambung Makmur sebagai Juara II (161 poin) dan Kecamatan Sungai Tabuk sebagai Juara III (140 poin). Kecamatan Astambul meraih total nilai tertinggi (212 poin) sekaligus menjadi yang terbaik pada pawai taaruf dengan nilai 86,83.
Pada defile pawai Taaruf, Kecamatan Astambul mengikutsertakan 1.100 orang peserta pawai di bawah binaan Camat Astambul Ahmad Fauzi, S. Sos, MM. Dengan mengenakan pakaian sasirangan motif intan berwarna putih dan biru tua. Adapun warna putih melambangkan kesucian sebagai representasi agamisnya wilayah Kecamatan Astambul, serta warna biru tua melambangkan kemandirian yang selaras dengan visi misi Kabupaten Banjar yang manis (maju mandiri agamis).
Pada penutupan MTQ yang dihadiri Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi mengatakan, bahwa MTQ bukan hanya ajang kompetisi atau perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiah, memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Quran serta menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Kegiatan MTQ tahun ini yang digelar selama empat hari memiliki keistimewaan khusus, karena dilaksanakan di Kecamatan Astambul, dimana lokasi acara berdekatan dengan Makam Ulama Besar Kalimantan, Syech Muhammad Arsyad al-Banjari atau Datu Kelampayan (seorang Ulama Besar yang telah berjasa dalam menyebarluaskan ajaran agama Islam di Bumi Kalimantan dan Nusantara).
Terlaksananya MTQ di Kecamatan Astambul tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari semua pihak. Wakil Bupati Sa’id Idrus mengucapkan terimakasih kepada Panitia Pelaksana, LPTQ, Dewan Juri/Hakim, para relawan, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam terselenggaranya MTQ Tingkat Kabupaten Banjar di Kecamatan Astambul.
Bagi peserta yang berhasil meraih juara, Wabup berpesan semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas bacaan dan pengamalan Al-Qur’an kedepannya. Bagi peserta yang belum berhasil (belum mendapat juara), tidak perlu berkecil hati karena sesungguhnya setiap usaha dalam membaca dan mempelajari Al-Quran adalah ibadah yg bernilai mulia di sisiNya.
(dr)